aku menangis...
aku menangis karena perbuatanku
aku menangis karena nafsuku
aku menangis karena kegilaanku
aku menangis karena kerakusanku
aku menangis karena perutku,perut anakku,perut istriku..
kini aku berada didalam sekumpulan jeruji
tiang-tiang bulat sekumpulan sanggahan rakyatku
besi palang pembatas aku dengan surga
gembok mengunci kegilaanku
dinding menjepit diriku di neraka ini
lihatlah aku disitu
dari makan keju menjadi singkong
dari makan sepageti menjadi mie rebus
dari makan burger menjadi roti isi
dari makan pizza menjadi pisang
lihat lah aku dari kebahagianmu melihat diri ku
dari spring bed menjadi kasur kapuk
dari ac menjadi ventilasi
dari sofa menjadi lantai semen
lihatlah aku dari ejekanmu
dari jas dengan kemeja putih
menjadi kaos yang bertuliskan
"TAHANAN TIPIKOR KELAS II A"
Dari celana panjang hitam
menjadi kolor biru....
aku menangis ...
aku kangen tikusku
gemuk tikusku
menjadi motivasi burukku
rakus tikusku
menjadi kayanya aku
hitam tikusku
menjadi hitam akalku
di jeruji
kini aku memiliki bulus
akal mu buat aku ke dewata
warna tubuhmu
buat aku tak terketahui
keahlianmu berenang
buat aku berenang di kolam renang
aku menangis
aku sedih
aku kangen
aku gelap
aku mati
aku hina
aku terpojok
AKU BULUS...
AKU TIKUS.....